Gubernur Kalbar Lantik Penjabat (Pj) Bupati Sekadau Drs. Ani Sofian, M.M

Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum melantik dan mengambil sumpah jabatan Penjabat (Pj) Bupati Sekadau Drs. Ani Sofian, M.M. bertempat di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (1/4/2021).

Ani Sofian, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov. Kalbar dilantik berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.61-650 Tahun 2021, tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Sekadau Provinsi Kalimantan Barat.

Pada acara yang sama juga dilakukan serah terima jabatan antara Plh. Bupati Sekadau Frans Zeno S.STP dengan Pj Bupati Sekadau Drs. Ani Sofian, serta penyerahan surat tugas dari Ketua Tim Penggerak PKK dan ketua Dekranasda Prov. Kalbar Hj. Lismaryani kepada Anita Ani Sofian selaku Ketua Tim Penggerak PKK dan ketua Dekranasda Kabupaten Sekadau.

Dalam sambutannya, Gubernur Sutarmidji berpesan kepada Pj Bupati Sekadau serta Forkopimda Sekadau dan Pj Sekretaris Daerah Sekadau untuk memastikan perhitungan ulang dari hasil Pilkada di Sekadau tahun 2020 lalu bisa berjalan dengan baik.

“Pastikan perhitungan ulang itu berjalan dengan baik, sehingga tidak ada kendala lagi untuk pengusulan jabatan Bupati yang definitif, saya berharap sebelum tanggal 17 seluruh kelengkapan sudah ada di Provinsi, sehingga kalau perlu hari itu juga kita langsung bawa ke Depdagri dan pelantikan serentak tahap 2 itu tanggal 26 April 2021.

Selain itu, Gubernur Sutarmidji menyampaikan beberapa hal yang menjadi poin tugas Pj Bupati Sekadau, diantaranya mengenai perbaikan menuju tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel serta mengenai transparansi keuangan.

“Untuk keuangan saya mendengar, akses untuk di sana itu sulit, saya ingin supaya Pak Ani Sofian ini bisa perbaiki. Keuangan daerah itu harus transparan, semua program yang sudah direncanakan harusnya transparan juga. Semua masyarakat harus tau semuanya, tidak ada yang ditutup-tutupi, apapun yang ingin kita lakukan, bisa ditelusuri dan diketahui, itu saya harapkan jadi perhatian” jelas Gubernur Sutarmidji.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Sutarmidji menekankan untuk masalah Covid-19 agar menjadi perhatian besar, Pj Bupati diharapkan bisa rutin mengirimkan hasil SWAB. Anggaran yang sudah direfocusing untuk covid, supaya benar-benar digunakan untuk penanganan covid, kalau tidak, saya berharap aparat kalau ada indikasi penyimpangan, ya tindak.

“Saya tidak mau anggaran yang berkaitan dengan covid itu tidak digunakan bahkan digunakan untuk yang lain. masalahnya kalau sudah sulit untuk menanganinya kita akan keluar biaya yang jauh lebih besar” pungkas Gubernur Sutarmidji.

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed